Powered By Blogger

Sabtu, 19 Januari 2013

Cara membuat efect taburan salju pada blog

_::*^Welcome Too My Blog^*::_

Langkah:
* Masuk ke Blog
* Edit Tata Letak/Rancangan
* Tambah Gadget
* Pilih HTML/JavaSricpt
* Copy paste link d bawah ini
* Save
*OK
<script type="text/javascript" src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.4/jquery.min.js"></script> <script src='http://blogergadgets.googlecode.com/files/snowfall.min.jquery.js' type='text/javascript'></script> <script type="text/javascript"> $(document).snowfall({flakeCount:199}); </script>

Selamat mencoba....
Bila sakit berlanjut hubungi mbah Google..

Menghias Blog Dengan Taburan Bintang

Pada tutorial sebelumnya kita sudah membahas tentang bagaimana cara membuat Animasi Jam Pada Postingan, Dan Memasang Animasi Jam di widget sidebar.
Nah pada posting kali ini kita akan membahas tutorial menghias blog dengan membuat tampilan Animasi taburan bintang saat corsor digerakkan.

Mau tahu bagai mana cara membuat animasi Taburan Bintang saat corsor digerakkan...? Cara ini Saya peroleh dari blog index Taburan Bintang, nah yang saya ambil adalah link script bintang bertaburan di sekitar cursor dan sudah saya buktikan sendiri. so jangan takut, karena sudah terbukti berfungsi. Contoh Animasi taburan bintang ini bisa dilihat dilihat diblok ini, dan blog motivasi untuk hidup yang lebih baik.


Sudah tidak sabar ingin tahu bagamana cara membuat animasi taburan bintang di blog saat corsor digerakkan..?
Baiklah mari kita mulai, cara cara nya:
  • Login ke dasbor blogger
  • Pilih Rancangan
  • Kemudian pilih tambah gadget
  • Cari HTML / JavaScript
  • Kemudian Copy Script berikut sesuai warna taburan bintang yang kamu inginkan.
Bintang Biru


<script src='http://sites.google.com/site/amatullah83/js-indahnyaberbagi/bintang.biru.js' type="text/javascript"></script>


Bintang Hijau

<script src="http://sites.google.com/site/amatullah83/js-indahnyaberbagi/bintang.hijau.js" type="text/javascript"></script>


Bintang Merah

<script src='http://sites.google.com/site/amatullah83/js-indahnyaberbagi/bintang.merah.js' type="text/javascript"></script>


Bintang Putih

<script src='http://sites.google.com/site/amatullah83/js-indahnyaberbagi/bintang.putih.js' type="text/javascript"></script>


Bintang Ungu

<script src='http://sites.google.com/site/amatullah83/js-indahnyaberbagi/bintang.ungu.js' type="text/javascript"></script>

Sabtu, 12 Januari 2013

ANGIOSPERMAE


Angiospermae
Angiospermae merupakan golongan tumbuhan yang memiliki tingkat perkembangan lebih tinggi dibandingkan golongan tumbuhan lain.
Ciri dan struktur angiospermae
·         Memiliki bakal biji yang tidak tampak karena terbungkus dalam suatu badan yang berasal dari daun buah. Badan itu disebut bakal buah (ovary)
·         Alat reproduksi angiospermae adalah bunga sesungguhnya dengan bermacam-macam bentuk dan susunan, kebanyakan bunga bersifat hemafrodit karena memiliki alat kelamin jantan dan betina.
·         Daun angiospermae kebanyakan pipih dan lebar. Ada berupa daun tunggal da nada juga berupa daun majemuk.
·         Batang dan akar angiospermae ada yang memiliki cambium dan ada yang tidak memiliki cambium. Sedangkan akarnya dapat berupa akar tunggang atau serabut.
·         Jenis angiospermae sangat bervariasi. Ada yang hidup sebagai semak, perdu, atau berupa pohon besar. Selain itu beberapa jenis angiospermae tumbuh kecil, hidup merayap dipermukaan tanah.
 
Daur Hidup Angiospermae

Gametofit betina terbentuk dari hasil pembelahan inti kandung lembaga primer di dalam bakal biji. Inti kandung lembaga primer membelah tiga kali berturut-turut sehingga terbentuklah 8 inti antara lain:
a.      Tiga inti daerah mikropil.
b.      Tiga inti daerah kalaza.
c.       Dua inti bergerak di bagian tengah kandung lembaga yang kemudian melebur membentuk inti kandung lembaga sekunder.
Gametofit jantan dibentuk di dalam kantong sari. Di dalam kantong sari, mikrospora mengalami pebelahan inti menjadi inti vegetative, inti generative, dan sel anteridium.  Pada angiospermae proses pembentukan lembaga atau embrio dapat terjadi melalui proses pembuahan dan tanpa proses pembuahan.
 
 
Pembentukan lembaga melalui proses pembuahan.
Selisih waktu antara penyerbukan dan pembuahan relative pendek. Pada saat serbuk sari jatuh di kepala putik segera terbentuk buluh serbuk sari. Biasanya pada ujung buluh serbuk sari terdapat inti vegetative, yang bertindak sebagai penunjuk jalan bagi inti generative menuju bakal biji. Sel generative membelah menjadi 2 sel sperma.
Selanjutnya buluh serbuk sari terus tumbuh memanjang menembus jaringan putik hingga mencapai bakal biji. Dalam buluh tersebut, kedua inti sperma bergerak mengikuti inti vegetative untuk melangsngkan proses pembuahan.
Sesampai di dalam bakal biji, inti sperma I (n) membuahi sel telur (n) sehingga terbentuk zigot (2n) dan inti sperma II (n) membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperma (3n).  karena pembuahan tersebut terjadi sebanyak dua kali maka disebut pembuahan ganda.
Berdasarkan cara buluh serbuk mencapai kandung lembaga di dalam bakal biji maka pembuahan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:
·         Porogami: terjadi apabila buluh serbuk sari masuk melalui mikropil
·         Aporogami: terjadi apabila buluh serbuk sari masuk tidak melalui mikropil.
 
Pembentukan lembaga tanpa proses pembuahan.
Pembentukan lembaga tanpa proses pembuahan disebut apomiksis. Berikut ini beberapa tipe apomiksis antara lain:
1.      Partenogenesis: terbentuknya lembaga dari sel telur yang tidak dibuahi.
2.      Apogami: terbentuknya lembaga dari bagian-bagian lain di dalam kandung lembaga.
3.      Embrio Adventif: terbentuknya lembaga dari salah satu sel sporofit.
Setelah terjadi pembentukan lembaga di dalam biji baik melalui proses pembuahan atau tidak sebuah generasi baru siap tumbuh di tempat yang sesuai. Selanjutnya akan berkecambah dan tumbuh menjadi tumbuhan dewasa.

 
Klasifikasi angiospermae
Berdasarkan jumlah daun kotiledon yang dimilikinya, angiospermae dapat dibedakan menjadi 2 kelas yaitu:
a.      Kelas Monocotyledonae: memiliki biji dengan lembaga yang hanya memiliki satu daun lembaga.
b.      Kelas Dicotyledonae: memiliki biji dengan lembaga yang memiliki dua daun lembaga.
Perbedaan antara tumbuhan dikotil dan monokotil dapat dilihat pada buku paket biologi halamn 58, pada tabel 7.2.
 

Manfaat   angiospermae
Beberapa manfaat angiospermae dalam kehidupan manusia antara lain:
a.      Bahan pangan sumber karbohidrat, contohnya Oryza sativa.
b.      Bahan pangan sumber protein, contohnya Phaseolus radiates.
c.       Bahan pangan sumber lemak, contohnya Cocos nucifera.
d.      Bahan pangan (sayuran) sumber vitamin dan mineral, Solanum lycopersicum.
e.      Bahan pangan (buah-buahan) sumber vitamin dan mineral, contohnya, Carica papaja.
f.        Bahan sandang, contohnya Gossipium sp.
g.      Bahan pemberi rasa nikmat pada makanan, minuman atau lainnya. Contohnya,Coffea sp.
h.      Bahan obat-obatan, contohya, Cinchona succirubra.
i.        Bahan bangunan, contohnya, Tectona grandis.
 

Contoh angiospermae
      Tumbuhan dikotil
1.      Divisi        : Spermatophyta
      Subdivisi    : Angiospermae.
      Klas           : Dicotyledonae
     Subklas      : Monochlamydeae.
     Ordo          : Piperales.
     Family       : Piperaceae.
     Genus        : Piper
     Species      : Piper nigrum (lada)
 
2.      Divisi         : Spermatophyta
      Subdivisi    : Angiospermae.
      Klas           : Dicotyledonae
     Subklas      : Monochlamydeae.
     Ordo          : Euphorbiales
     Family       : Euphobiaceae.
     Species      : Manihot utilissima (ketela pohon), dan Euphorbia pulchaenrima (kayu merah),   dan Hevea brasilliensin (para)
 
Tumbuhan Monokotil.
1.      Divisi          : Spermatophyta
      Subdivisi      : Angiospermae.
       Klas            : Monocotyledonae
       Ordo           : Liliales
       Family        : Amarullidaceane.
       Spesies       : Crinum asiaticum (bakung) dan Polianthes tuberosa (sedap malam)
 
2.      Divisi        : Spermatophyta
      Subdivisi   : Angiospermae.
      Klas          : Monocotyledonae
      Ordo         : Bromeliales (Ferinosae)
      Family       : Bromeliaceae.
      Spesies      : Ananas comosus (nanas)
 

Sederhana Tapi Luar Biasa Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang